Sejarah Perkembangan Online Shop

Sejarah Perkembangan Online Shop

Pada awalnya manusia tidak mengenal konsep teknologi. Tapi mereka selalu mencari cara agar pekerjaan manusia yang mungkin bisa di ringankan melalui teknologi. Disamping itu sekarang banyak negara yang mengembangkan bisnis dibidang teknologi disamping lebih mudah juga menghemat waktu.

Dari hal yang sederhana sekedar untuk memesan makanan, mengisi token listrik, sampai membeli barang sarung bantal misalnya, semua telah tersedia di online shop.

Menurut Ellul dalam (Miarso, 2007) menjelaskan bahwa teknologi merupakan keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap bidang kegiatan manusia. Efisiensi tersebut bisa dirasakan pada saat ini, misalnya dalam berbelanja.

Berkat kemajuan teknologi, kini berbelanja apa yang dibutuhkan tak usah lagi pergi ke toko yang akan dituju secara langsung, cukup diam di rumah kemudian cari apa yang diinginkan melalui gawai, lalu pesan dan barang akan sampai di rumah. Hal ini dimudahkan karena sudah adanya yang dinamakan online shop atau toko daring.

Online shop atau toko daring merupakan salah satu hasil pemikiran cerdas manusia. Munculnya toko online mempermudah manusia dalam melakukan kegiatan transaksi jual-beli. Hanya saja tidak semua pengguna internet mempunyai koneksi yang sempurna untuk mendapat akses daring tersebut.

Awal Mula Ekistensi Online Shop

Online shop adalah tempat kegiatan jual-beli melalui internet yang memungkinkan konsumen untuk dapat langsung membeli barang dari penjual. Online shop atau toko daring sudah ada sejak tahun 70-an. Menurut situs toko daring pertama kali lahir di Inggris pada 1979 oleh Michael Aldrich dari Redifon Computers.

Awalnya Michael mulai menyambungkan televisi berwarna dengan komputer yang mampu memproses transaksi secara realtime melalui sarana kabel telepon. Sejak tahun 1980, Michael menjual sistem belanja online yang ia temukan di berbagai tempat di Inggris.

Pada 1994 sistem penjualan secara online semakin berkembang, Netscape memperkenalkan SSL encryption of data transferred online karena diangggap hal paling penting dari belanja online adalah media untuk transaksi daringnya yang aman dan bebas pembobolan.

Tahun 2000-an hingga sekarang sistem belanja daring terus meningkat dan berkembang di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Perkembangan belanja melalui sistem online di Indonesia berkembang pesat. Dan akhirnya Indonesia menjadi salah satu negara yang tren dengan kehadiran toko online. Hal ini dibuktikan dengan munculnya berbagai macam toko daring seperti Kaskus, Tokopedia, Bukalapak, Shopee hingga Lazada.

Karena perkembangan zaman yang semakin kekinian mengakibatkan banyak pengguna internet dan memungkinkan mereka berbelanja melalui internet online shop.

Menurut survei yang diselenggarakan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengungkapkan bahwa jumlah pengguna internet di Indonesia tahun 2012 mencapai 64 juta orang atau 24,23 persen dari total populasi di Indonesia. Pada tahun 2015 pengguna internet meningkat hingga mencapai 139 juta atau 50 persen dari total populasi masyarakat Indonesia.

Perkembangan pengguna internet yang semakin pesat membuat terdorongnya potensi masyarakat untuk menyediakan pelayanan toko online. Online shop semakin dipercaya dikarenakan kemudahannya ketika konsumen berbelanja. Pada kenyataannya, kini orang-orang lebih percaya kepada internet, termasuk berbelanja secara daring.

Leave comment